Guru Seni Rupa kelas 7 tentu membutuhkan perangkat pembelajaran yang lengkap agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih terarah. Apalagi dalam pembelajaran dengan pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam), guru tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga perlu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan mendorong peserta didik untuk aktif berkarya.
Pada artikel ini, kami menyediakan informasi sekaligus kumpulan perangkat pembelajaran Seni Rupa kelas 7 Deep Learning yang dapat digunakan sebagai referensi dalam mempersiapkan pembelajaran.
Perangkat ini dapat disesuaikan dengan kondisi sekolah, karakteristik peserta didik, kalender pendidikan, serta alokasi waktu yang tersedia.
Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 7 Deep Learning
Perangkat pembelajaran merupakan bagian penting dalam kegiatan pembelajaran. Dengan perangkat yang tersusun dengan baik, guru akan lebih mudah menentukan tujuan, materi, kegiatan, asesmen, dan tindak lanjut pembelajaran.
Untuk mata pelajaran Seni Rupa kelas 7, perangkat pembelajaran dapat mencakup beberapa dokumen berikut:
- Capaian Pembelajaran (CP) Seni Rupa Kelas 7
- Tujuan Pembelajaran (TP) Seni Rupa Kelas 7
- Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Seni Rupa Kelas 7
- Modul Ajar Seni Rupa Kelas 7
- Program Tahunan (Prota)
- Program Semester (Promes/Prosem)
- KKTP Seni Rupa Kelas 7
- Jurnal Mengajar Guru
- Rencana Asesmen
- Instrumen Penilaian
- Bahan Ajar dan Materi Pembelajaran
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Kumpulan perangkat tersebut dapat menjadi bahan referensi bagi guru dalam menyusun administrasi pembelajaran Seni Rupa kelas 7.
Pembelajaran Seni Rupa dengan Pendekatan Deep Learning
Pembelajaran mendalam atau Deep Learning menekankan proses belajar yang tidak berhenti pada kemampuan mengingat materi. Peserta didik diarahkan untuk memahami, mengeksplorasi, menciptakan, merefleksikan, dan menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata.
Dalam Seni Rupa, pendekatan tersebut sangat menarik untuk diterapkan karena peserta didik memiliki kesempatan untuk belajar melalui pengalaman langsung.
Misalnya, ketika mempelajari unsur-unsur seni rupa, siswa tidak hanya diminta menghafalkan pengertian garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang. Guru dapat mengajak siswa mengamati benda di sekitar, membuat sketsa, melakukan eksperimen warna, kemudian menjelaskan alasan di balik karya yang mereka buat.
Dengan cara seperti ini, pembelajaran menjadi lebih aktif dan tidak terasa seperti sekadar mengerjakan tugas.
Capaian Pembelajaran Seni Rupa Kelas 7
Capaian Pembelajaran menjadi salah satu dasar dalam penyusunan perangkat pembelajaran. CP memberikan gambaran mengenai kompetensi yang diharapkan dapat dicapai peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran.
Dalam pembelajaran Seni Rupa, peserta didik dapat diarahkan untuk mengembangkan kemampuan mengamati, mengeksplorasi, menciptakan karya, memberikan tanggapan terhadap karya seni, serta melakukan refleksi terhadap proses berkarya.
Guru kemudian dapat mengembangkan CP tersebut menjadi tujuan pembelajaran yang lebih spesifik dan sesuai dengan kondisi peserta didik.
Tujuan Pembelajaran Seni Rupa
Tujuan Pembelajaran atau TP disusun agar kegiatan pembelajaran mempunyai arah yang jelas.
Contohnya, peserta didik dapat:
- Mengenali berbagai unsur seni rupa.
- Mengidentifikasi prinsip-prinsip seni rupa.
- Mengamati objek visual di lingkungan sekitar.
- Mengeksplorasi berbagai teknik berkarya.
- Membuat karya seni rupa dua dimensi.
- Membuat karya seni rupa tiga dimensi.
- Mengembangkan kreativitas melalui kegiatan berkarya.
- Menjelaskan ide atau konsep dari karya yang dibuat.
- Memberikan apresiasi terhadap karya sendiri dan karya orang lain.
- Melakukan refleksi terhadap proses dan hasil karya.
Tujuan tersebut tentunya dapat dikembangkan kembali sesuai materi dan kebutuhan sekolah.
Alur Tujuan Pembelajaran Seni Rupa Kelas 7
ATP digunakan sebagai alur atau rangkaian tujuan pembelajaran yang disusun secara sistematis. Guru dapat menggunakan ATP sebagai pedoman untuk menentukan urutan materi selama satu tahun pembelajaran.
Contoh alur pembelajaran dapat dimulai dari pengenalan seni rupa, unsur dan prinsip seni rupa, kegiatan menggambar, eksplorasi warna, pembuatan karya dua dimensi, karya tiga dimensi, apresiasi seni, hingga proyek seni.
Urutan tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi peserta didik dan fasilitas yang tersedia.
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 7 Deep Learning
Modul ajar menjadi salah satu perangkat yang banyak dibutuhkan guru. Modul ajar dapat digunakan sebagai panduan dalam melaksanakan pembelajaran dari awal sampai akhir.
Dalam pendekatan Deep Learning, modul ajar Seni Rupa dapat dirancang dengan kegiatan yang mendorong peserta didik untuk:
Memahami → Mengeksplorasi → Mencipta → Merefleksi.
Sebagai contoh, pada materi menggambar objek, guru dapat memulai dengan kegiatan mengamati objek nyata. Peserta didik kemudian mendiskusikan karakteristik objek, mencoba membuat sketsa, memperbaiki hasil gambar, dan akhirnya mempresentasikan karya.
Proses tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih utuh dibandingkan hanya memberikan tugas menggambar tanpa proses eksplorasi.
KKTP Seni Rupa Kelas 7
KKTP atau Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran dapat digunakan untuk membantu guru melihat sejauh mana peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran.
Dalam Seni Rupa, penilaian tidak hanya berfokus pada bagus atau tidaknya sebuah karya.
Guru dapat mempertimbangkan beberapa aspek, seperti:
- Pemahaman terhadap konsep.
- Kreativitas.
- Teknik berkarya.
- Komposisi.
- Kesesuaian dengan tema.
- Kemandirian.
- Proses pengerjaan.
- Kemampuan menjelaskan karya.
- Kemampuan melakukan refleksi.
Dengan demikian, siswa yang memiliki gaya berkarya berbeda tetap mempunyai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Prota dan Prosem Seni Rupa Kelas 7
Program Tahunan dan Program Semester membantu guru mengatur pembelajaran berdasarkan waktu yang tersedia.
Prota memberikan gambaran kegiatan pembelajaran selama satu tahun, sedangkan Prosem membantu guru mengatur materi dan kegiatan pembelajaran dalam setiap semester.
Kedua dokumen tersebut dapat disesuaikan dengan kalender pendidikan dan jumlah minggu efektif masing-masing sekolah.
Jurnal Mengajar Seni Rupa
Jurnal mengajar dapat digunakan untuk mencatat kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan.
Beberapa informasi yang dapat dicantumkan antara lain:
- Hari dan tanggal.
- Kelas.
- Materi pembelajaran.
- Tujuan pembelajaran.
- Kegiatan pembelajaran.
- Jumlah peserta didik.
- Kendala pembelajaran.
- Hasil pembelajaran.
- Tindak lanjut.
Jurnal ini juga dapat membantu guru melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran.
LKPD Seni Rupa Kelas 7
Lembar Kerja Peserta Didik dapat dirancang agar siswa lebih aktif selama pembelajaran.
Misalnya pada materi menggambar, LKPD dapat berisi kegiatan mengamati objek, membuat sketsa awal, menentukan komposisi, memilih teknik, membuat karya, kemudian menuliskan refleksi.
LKPD tidak harus selalu berbentuk soal. Dalam Seni Rupa, LKPD dapat berupa panduan proyek atau aktivitas kreatif.
Download Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 7
Bagi guru yang sedang mencari perangkat pembelajaran Seni Rupa kelas 7 Deep Learning, kumpulan dokumen di atas dapat dijadikan referensi untuk melengkapi administrasi pembelajaran.
DOWNLOAD LENGKAP DISINI
Dokumen dapat dikembangkan kembali sesuai kebutuhan sekolah. Guru juga dapat menyesuaikan materi dengan lingkungan sekitar agar kegiatan Seni Rupa terasa lebih dekat dengan kehidupan peserta didik.
Download perangkat pembelajaran Seni Rupa kelas 7 Deep Learning dapat mencakup CP, TP, ATP, Modul Ajar, Prota, Prosem, KKTP, jurnal mengajar, LKPD, asesmen, dan berbagai perangkat pendukung lainnya.
Penutup
Perangkat pembelajaran bukan sekadar dokumen administrasi yang disimpan di komputer atau dicetak kemudian dimasukkan ke dalam map. Perangkat yang baik seharusnya membantu guru dalam merancang pengalaman belajar yang lebih terarah.
Dalam pembelajaran Seni Rupa, pendekatan Deep Learning dapat memberikan ruang yang luas bagi peserta didik untuk mengamati, mencoba, berkreasi, berdiskusi, menghasilkan karya, dan melakukan refleksi.
Karena setiap sekolah mempunyai kondisi yang berbeda, perangkat pembelajaran yang tersedia sebaiknya tidak digunakan secara mentah. Guru dapat melakukan penyesuaian berdasarkan karakteristik peserta didik, fasilitas sekolah, lingkungan, serta alokasi waktu pembelajaran.
Semoga kumpulan Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 7 Deep Learning ini dapat membantu guru dalam mempersiapkan kegiatan pembelajaran yang kreatif, bermakna, dan menyenangkan.
Pondok Pesantren Husnul Khotimah Sebaik-baik manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya



