Guru PJOK kelas 7 tentu tidak hanya membutuhkan materi pembelajaran dan soal ujian. Agar kegiatan belajar mengajar berjalan lebih terarah, diperlukan perangkat pembelajaran yang lengkap, mulai dari Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Program Tahunan (Prota), Program Semester (Promes/Prosem), KKTP, Modul Ajar, hingga jurnal mengajar.
Pada pembelajaran dengan pendekatan Deep Learning atau Pembelajaran Mendalam, perangkat ajar tersebut dapat disusun dengan memperhatikan pengalaman belajar peserta didik agar pembelajaran tidak sekadar mengejar penyelesaian materi. Peserta didik diharapkan mampu memahami, mempraktikkan, merefleksikan, dan menerapkan pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Bapak/Ibu guru PJOK kelas 7 SMP/MTs yang sedang mencari perangkat pembelajaran lengkap, artikel ini dapat menjadi salah satu referensi. Perangkat dapat disesuaikan kembali dengan kondisi sekolah, karakteristik peserta didik, sarana olahraga, kalender pendidikan, dan kebutuhan pembelajaran masing-masing.
Apa Itu Perangkat PJOK Kelas 7 Deep Learning?
Perangkat PJOK kelas 7 Deep Learning adalah kumpulan dokumen perencanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan yang dirancang untuk mendukung pembelajaran yang lebih bermakna.
PJOK memiliki karakteristik yang cukup unik. Pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga melalui aktivitas fisik, permainan, olahraga, praktik keterampilan gerak, kerja sama kelompok, serta pembiasaan hidup sehat.
Karena itu, perangkat pembelajaran PJOK sebaiknya tidak hanya berisi teori. Guru dapat merancang aktivitas yang membuat peserta didik mengalami langsung proses pembelajaran.
Misalnya, ketika mempelajari permainan bola besar, siswa tidak cukup hanya mengetahui aturan permainan. Mereka juga dapat melakukan praktik, bekerja sama dalam kelompok, melakukan evaluasi terhadap teknik yang digunakan, kemudian melakukan refleksi terhadap pengalaman selama kegiatan.
Inilah salah satu hal yang dapat ditekankan dalam pembelajaran mendalam.
Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 7 yang Dapat Disiapkan
Berikut beberapa perangkat yang dapat disiapkan untuk pembelajaran PJOK kelas 7 SMP/MTs.
1. Capaian Pembelajaran PJOK Kelas 7
Capaian Pembelajaran atau CP menjadi dasar dalam menyusun perangkat pembelajaran.
CP memberikan gambaran mengenai kompetensi yang diharapkan dapat dicapai peserta didik pada akhir fase. Untuk kelas 7 SMP, guru kemudian dapat menerjemahkan CP tersebut menjadi tujuan pembelajaran yang lebih operasional.
Dokumen CP penting karena menjadi salah satu dasar dalam penyusunan TP, ATP, modul ajar, dan perangkat pembelajaran lainnya.
2. Tujuan Pembelajaran (TP)
Tujuan Pembelajaran menjelaskan kemampuan yang diharapkan dapat dicapai siswa setelah mengikuti proses pembelajaran.
Dalam PJOK, tujuan pembelajaran dapat berkaitan dengan:
- keterampilan gerak;
- pengetahuan tentang aktivitas olahraga;
- strategi permainan;
- kebugaran jasmani;
- pola hidup sehat;
- keselamatan dalam aktivitas fisik;
- kerja sama;
- sportivitas;
- tanggung jawab;
- kemampuan melakukan refleksi.
Tujuan pembelajaran sebaiknya dibuat jelas dan dapat diamati sehingga guru lebih mudah menentukan bentuk kegiatan dan asesmen.
3. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
ATP membantu guru menyusun tujuan pembelajaran secara sistematis.
Dengan adanya ATP, materi PJOK kelas 7 dapat disusun secara berurutan dari kompetensi yang sederhana menuju kompetensi yang lebih kompleks.
ATP juga dapat membantu guru menentukan urutan materi selama satu tahun pembelajaran.
4. Program Tahunan (Prota)
Program Tahunan merupakan perencanaan pembelajaran dalam satu tahun.
Prota PJOK kelas 7 dapat memuat pembagian materi atau tujuan pembelajaran berdasarkan alokasi waktu yang tersedia selama satu tahun pelajaran.
Guru dapat menyesuaikannya dengan kalender pendidikan sekolah, jumlah minggu efektif, kegiatan sekolah, asesmen, serta kondisi fasilitas olahraga yang tersedia.
5. Program Semester (Prosem/Promes)
Jika Prota memberikan gambaran selama satu tahun, maka Prosem memberikan gambaran yang lebih spesifik untuk setiap semester.
Program semester PJOK dapat membantu guru mengetahui materi atau tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan pada semester 1 dan semester 2.
Dokumen ini juga berguna untuk mengatur pembagian waktu agar pembelajaran tidak menumpuk di akhir semester.
6. KKTP PJOK Kelas 7
KKTP atau Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran digunakan sebagai acuan untuk melihat sejauh mana peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran.
Dalam PJOK, kriteria tersebut dapat mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap yang relevan dengan aktivitas pembelajaran.
Contohnya adalah kemampuan melakukan gerakan tertentu dengan teknik yang benar, memahami aturan permainan, menunjukkan kerja sama, menjaga keselamatan, serta menerapkan sportivitas.
7. Modul Ajar PJOK Kelas 7
Modul ajar menjadi salah satu perangkat penting yang digunakan guru dalam melaksanakan pembelajaran.
Modul ajar PJOK kelas 7 dapat memuat:
- identitas pembelajaran;
- tujuan pembelajaran;
- materi;
- kegiatan pembelajaran;
- metode pembelajaran;
- media;
- sumber belajar;
- asesmen;
- kegiatan remedial;
- kegiatan pengayaan;
- refleksi.
Dalam pendekatan Deep Learning, kegiatan pembelajaran dapat dirancang agar siswa mendapatkan pengalaman yang bermakna melalui praktik, eksplorasi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan refleksi.
8. Jurnal Mengajar PJOK
Jurnal mengajar digunakan untuk mencatat pelaksanaan pembelajaran.
Guru dapat mencatat tanggal, kelas, materi atau tujuan pembelajaran, kegiatan yang dilakukan, kehadiran siswa, serta catatan penting selama proses pembelajaran.
Jurnal ini juga dapat menjadi dokumentasi bagi guru dalam melakukan refleksi dan memperbaiki pembelajaran berikutnya.
Materi PJOK Kelas 7 Deep Learning
Materi PJOK kelas 7 dapat disesuaikan dengan CP, TP, ATP, kondisi sekolah, dan sarana prasarana yang tersedia.
Beberapa kelompok materi yang dapat dimasukkan antara lain:
Permainan Bola Besar
Pembelajaran dapat mencakup permainan seperti sepak bola, bola voli, dan bola basket.
Siswa dapat mempelajari teknik dasar, aturan permainan, strategi sederhana, kerja sama tim, serta sportivitas.
Permainan Bola Kecil
Materi dapat dikembangkan melalui berbagai permainan bola kecil sesuai dengan fasilitas sekolah.
Selain keterampilan teknik, guru dapat mengembangkan kemampuan siswa dalam mengambil keputusan dan bekerja sama.
Atletik
Materi atletik dapat meliputi aktivitas jalan, lari, lompat, dan lempar.
Pembelajaran dapat dikemas dalam bentuk permainan atau aktivitas kelompok agar siswa tidak merasa sedang menjalani latihan yang monoton.
Aktivitas Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani menjadi bagian penting dalam PJOK.
Guru dapat memberikan aktivitas yang sesuai dengan usia dan kondisi peserta didik, kemudian mengajak siswa memahami manfaat aktivitas fisik terhadap kesehatan.
Senam
Materi senam dapat dikembangkan melalui latihan gerak dasar, keseimbangan, kelentukan, koordinasi, dan rangkaian gerakan.
Keselamatan harus menjadi perhatian utama ketika melakukan aktivitas senam.
Aktivitas Ritmik
Aktivitas ritmik dapat digunakan untuk mengembangkan koordinasi gerak, kelenturan, keseimbangan, dan kreativitas peserta didik.
Aktivitas Air
Apabila sekolah memiliki fasilitas dan kondisi yang memungkinkan, pembelajaran dapat dikembangkan melalui aktivitas air dengan memperhatikan standar keselamatan.
Pola Hidup Sehat
PJOK juga berkaitan erat dengan kesehatan.
Siswa dapat diajak memahami pentingnya pola makan sehat, aktivitas fisik, kebersihan diri, istirahat yang cukup, serta kebiasaan hidup sehat.
Deep Learning dalam Pembelajaran PJOK
Pembelajaran mendalam bukan berarti materi PJOK harus dibuat semakin sulit. Justru yang penting adalah bagaimana siswa mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna.
Sebagai contoh, ketika mempelajari kebugaran jasmani, guru dapat memberikan aktivitas pengukuran sederhana. Siswa melakukan aktivitas fisik, mencatat hasil, membandingkan perkembangan, kemudian mendiskusikan faktor yang memengaruhi kebugaran.
Dengan cara tersebut, siswa tidak hanya melakukan gerakan, tetapi juga memahami alasan mengapa aktivitas tersebut dilakukan.
Pembelajaran juga dapat dilengkapi dengan refleksi.
Guru dapat bertanya:
“Apa yang kamu rasakan setelah melakukan aktivitas?”
“Gerakan apa yang paling sulit dilakukan?”
“Apa yang dapat kamu lakukan agar kemampuanmu meningkat?”
Pertanyaan sederhana seperti ini dapat membantu siswa memahami pengalaman belajarnya.
Asesmen PJOK Kelas 7
Asesmen dapat dilakukan melalui berbagai bentuk sesuai tujuan pembelajaran.
Beberapa contoh asesmen yang dapat digunakan adalah:
- observasi;
- praktik;
- tes tertulis;
- penugasan;
- proyek;
- portofolio;
- presentasi;
- jurnal refleksi;
- penilaian diri;
- penilaian antarteman.
Dalam PJOK, asesmen praktik menjadi salah satu bagian yang penting karena banyak kompetensi yang berkaitan dengan keterampilan gerak.
Namun demikian, aspek pengetahuan dan sikap juga tetap dapat diperhatikan sesuai tujuan pembelajaran.
Download Perangkat Lengkap PJOK Kelas 7 Deep Learning
Bapak/Ibu guru dapat menyiapkan satu paket perangkat pembelajaran PJOK kelas 7 yang terdiri dari beberapa dokumen berikut:
Paket Perangkat PJOK Kelas 7 Deep Learning:
- CP PJOK Kelas 7
- TP PJOK Kelas 7
- ATP PJOK Kelas 7
- Prota PJOK Kelas 7
- Prosem/Promes PJOK Kelas 7
- KKTP PJOK Kelas 7
- Modul Ajar PJOK Kelas 7
- Jurnal Mengajar PJOK Kelas 7
- Program remedial dan pengayaan
- Instrumen asesmen
- Kisi-kisi dan contoh soal
- Rubrik penilaian praktik
- Format refleksi pembelajaran
DOWNLOAD LENGKAP SEMUA DISINI
Catatan: perangkat pembelajaran sebaiknya tidak langsung digunakan tanpa penyesuaian. Guru dapat mengedit bagian alokasi waktu, materi, kegiatan praktik, fasilitas, dan bentuk asesmen sesuai kondisi sekolah.
Mengapa Perangkat Perlu Disesuaikan?
Setiap sekolah mempunyai kondisi yang berbeda. Ada sekolah yang memiliki lapangan olahraga lengkap, tetapi ada juga yang harus berbagi fasilitas atau menggunakan ruang terbatas.
Begitu pula karakter siswa. Ada kelas yang sangat aktif mengikuti kegiatan olahraga, sementara kelas lainnya mungkin membutuhkan pendekatan yang lebih bertahap.
Karena itu, perangkat pembelajaran sebaiknya digunakan sebagai kerangka kerja, bukan sebagai dokumen yang harus dipakai mentah-mentah.
Guru tetap memiliki ruang untuk menyesuaikan pembelajaran berdasarkan kebutuhan peserta didik.
Penutup
Perangkat lengkap PJOK kelas 7 Deep Learning dapat membantu guru mempersiapkan pembelajaran secara lebih terstruktur. Mulai dari CP, TP, ATP, Prota, Prosem, KKTP, modul ajar, jurnal mengajar, hingga perangkat asesmen dapat disusun dalam satu rangkaian yang saling berhubungan.
Yang paling penting, perangkat pembelajaran bukan sekadar administrasi. Dokumen tersebut seharusnya membantu guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.
Dalam pembelajaran PJOK, siswa bukan hanya diharapkan mampu melakukan gerakan olahraga, tetapi juga memahami manfaat aktivitas fisik, menjaga kesehatan, bekerja sama, menghargai orang lain, berani mencoba, dan mampu melakukan refleksi terhadap proses belajarnya.
Dengan pendekatan pembelajaran mendalam, kegiatan PJOK pun bisa menjadi lebih hidup. Tidak melulu “lari, pemanasan, olahraga, selesai”—tetapi menjadi proses belajar yang membuat siswa bergerak, berpikir, bekerja sama, dan belajar dari pengalaman.
Semoga kumpulan perangkat PJOK kelas 7 Deep Learning ini dapat membantu Bapak/Ibu guru dalam mempersiapkan pembelajaran di sekolah.
Pondok Pesantren Husnul Khotimah Sebaik-baik manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya



